Selamat Datang Saudara! Sugeng Rawuh Para Sedulur!

Halo saudara-saudara di seluruh dunia, namaku Andi Suroso. Yah, dari namanya pastilah aku orang Jawa dan itu emang bener. Aku asli Jawa tinggal di Solo, Jawa Tengah. Kalau denger nama Solo pastilah kental dengan yang namanya bahasa Jawa. Nah, di sini aku ingin membagi pengetahuanku tentang bahasa Jawa sebagai bahasa ibu yang perlu kita lestarikan selain bahasa nasional saya dan saudara-saudara.

Versi Jawa:
Halo para sedulur sak donya, jenengku Andi Surasa. Ya, nek disawang saka jenenge mesti aku wong Jawa, iku pancen bener. Aku asline Solo ana ing provinsi Jawa Tengah. Nek sedulur ngrungokne tembung Solo mesti isih kenthel karo sing jenenge basa Jawa. Dadi, aku ning kene, pengin mbagi pengetahuanku bab basa Jawa sing kudu awake dhewe kabeh kudu nguri-uri kajaba basa nasional ku lan sedulur kabeh.

Aku bukan orang ahli sastra Jawa, tapi aku hanya ingin membagi apa yang aku praktikkan sehari-hari.

Yang pengin koment silakan lah, isi di kotak koment.

Contoh Peribahasa Dalam Bahasa Jawa (bag.1)

Selamat datang dulur,

Sudah lama nih baru update blog belajar bahasa jawa ini. Harap maklum yah :D

Kali ini saya ingin membagikan contoh-contoh peribahasa (paribasan) dalam bahasa Jawa.

- Yitna Yuwana Lena kena artinya kurang lebih begini siapa yang hati-hati akan selamat, yang kurang hati-hati bakal celaka

- Ana catur mungkur artinya tidak mau membantu urusan orang lain

- Wiwit kuncung nganti gelung artinya mulai dari bocah (anak-anak) hingga tua

- Kadang konang artinya mengaku saudara kalau banyak harta (kaya)

- Tulung menthung artinya maunya menolong tapi malah membuat susah

- Criwis cawis artinya banyak bicara/ngomel/mencela tapi mampu melaksanakan sesuatu dengan benar

- Sing sapa salah seleh artinya orang yang bertindak salah bakal ketahuan

- Becik ketitik ala ketara artinya perbuatan baik dan jahat akan kelihatan

- Keplok ora tombok artinya maunya ikut senang tapi tidak mau keluar uang

- Nyolong pethek artinya tidak mengira/menyangka

- Jalukan ora wewehan artinya maunya meminta, tidak mau memberi

- Anak polah bapak kepradah artinya setiap kelakuan/tindakan anak menjadi tanggung jawab orang tua

- Rubuh-rubuh gedhang artinya orang yang mengikuti tindakan orang lain tanpa mengetahui maksudnya

- Busuk ketekuk pinter keblinger artinya orang yang pintar dan bodoh sama-sama celaka

- Katula-tula katali artinya kesengsaraan yang bertubi-tubi / sangat sengsara

- Desa mawa cara, negara mawa tata artinya setiap tempat memiliki peraturan/adat sendiri-sendiri

Bab paribasan ini bakal dilanjutkan lagi.....

Matur nuwun

0 comments:

Post a Comment