Skip to main content

Posts

Apa Itu Cangkriman?

Cangkriman ( badhean, batangan ) dalam bahasa Indonesia disebut tebak-tebakan. Artinya kata-kata atau ungkapan yang harus ditebak maksudnya / artinya, karena kata-kata atau ungkapan tadi memiliki arti tidak sebenarnya. Cangkriman terbagi menjadi : A) Cangkriman Wancahan (Cekakan) / singkatan Contoh : 1. Pakboletus : tepak kebo, lelene satus 2. Paklawa     : tepak ula dawa 3. Pak kenthik : tepak teken mung sithik 4. Burnas kopen : bubur panas kokopen 5. Rangsinyu muksitu : jurang isi banyu, gumuk isi watu. B) Cangkriman Pepindhan / Perumpamaan Yang dijadikan perumpamaan biasanya hewan atau bagian tubuh. Contoh : 1. Sega sakepel dirubung tinggi = salak 2. Putri melik-melik sendhen kayu legi = jagung 3. Pitik walik saba kebon = nanas 4. Gajah nguntal sangkrah = pawon / dapur 5. Kebo bule cancang merang = buntil 6. Anake gelungan ibune ngrembyang = pakis 7. Yen anake siji ibune loro, yen ibune siji anake loro, yen ibune telu ora d...

Mari Membahas Apa itu Rura Basa?

Salam Dulur-Dulur sedaya, sudah lama tidak memposting bahasan belajar bahasa Jawa. Kali ini, saya akan membahas mengenai Rura Basa. Rura berarti rusak atau salah. Rura Basa artinya bahasa yang rusak atau salah tapi jika dibetulkan menjadi semakin salah. Oleh karena itu, rura basa sering juga disebut kata-kata yang salah kaprah. Contoh : Nguleg Sambel Kata "Nguleg Sambel" ini sebenarnya tidak benar. Yang benar adalah nguleg lombok / cabe, uyah / garam, terasi, bumbu masak dan lain-lain agar jadi sambel. Tapi, jika dibetulkan seperti itu malah jadi aneh, terlalu panjang dan mungkin akan ditertawakan. Contoh lainnya : 1. Nunggoni Pitik (Menunggui Ayam) Arti sebenarnya menjaga tanaman padi agar tidak dimakan ayam. 2. Nggodhog Wedang (Merebus Minuman) Arti sebenarnya merebus air untuk dibuat minuman. 3. Menek Krambil (Naik Kelapa) Arti sebenarnya naik pohon kelapa. 4. Negor Gedhang (Menebang Pisang) Arti sebenarnya menebang pohon pisan...

Mari Mengenal Istilah Bocah Sukerta

Jumpa lagi Dulur :) Apa kabarnya? Semoga Gusti Allah selalu memberi keselamatan dan kesehatan bagi Anda semua. Saya mau membagikan tulisan mengenai Bocah Sukerta. Menurut kepercayaan orang Jawa, ada istilah Bocah Sukerta yang berarti seorang anak atau bocah bisa selamat dan hidup harus diruwat dengan slametan, sesaji dan mengadakan pentas wayang kulit dengan lakon "Murwa kala". Jika sudah diruwat, bocah sukerta tadi bisa tidak menjadi mangsa Bathara Kala sehingga bisa selamat hidupnya. Boleh percaya, boleh tidak ya :) , saya hanya membagikan sebuah pengetahuan di sini. Nama-nama bocah sukerta: 1. Bocah ontang-anting : anak laki-laki satu-satunya / tunggal tidak punya saudara 2. Bocah unting-unting : anak perempuan satu-satunya / tunggal tidak punya saudara 3. Bocah uger-uger lawang : anak dua bersaudara lelaki semua 4. Bocah kembang sepasang : anak dua bersaudara perempuan semua 5. Bocah Cukul Dhulit : anak tiga bersaudara perempuan semua 6....

Mari Kita Membahas Apa Itu Tembung Entar

Sudah satu minggu dulur tidak update tulisan di blog Komunitas Belajar Bahasa Jawa ini. Kali ini saya akan membahas tentang apa itu tembung entar. Tembung entar artinya kata-kata yang memiliki arti yang bukan sebenarnya. Kita mengenalnya dalam bahasa Indonesia sebagai kata kiasan.  Di bawah ini adalah contoh-contoh tembung entar : 1. Adus kringet  artinya kerja keras 2. Abang kupinge  artinya marah 3. Kethul atine artinya bodoh 4. Cepak rejekine artinya mudah cari sandang pangan atau penghidupan 5. Cilik atine artinya sifat penakut dan khawatir 6. Dawa tangane artinya senang mengambil barang orang lain 7. Empuk rembuge artinya mudah diajak bicara, diskusi 8. Gedhe endhase artinya sombong 9. Jembar segarane artinya sifat suka pemaaf 10. Kandel kupinge artinya tidak mau menurut perkataan orang lain, bandel 11. Lobok atine artinya sabar 12. Lunyu ilate artinya plin plan 13. Ngangsu kawruh artinya mencari ilmu, sekolah 14. Nggadho ati ar...

Mari Mengenal Apa Itu Tembung Saroja

Halo dulur, ketemu maneh, kepriye kabare Jenengan? Mugi-mugi Gusti Allah tansah paring kasarasan dhumateng Panjenengan sedaya. ( Halo saudara, berttemu lagi, bagaimana kabar Anda? Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan kepada Anda semua ) :) Kali ini saya akan membahas mengenai apa itu tembung saroja. Saroja sendiri berarti rangkep atau rangkap . Sedangkan tembung saroja artinya dua kata yang sama maknanya digabung menjadi satu. Berikut ini adalah contoh-contoh tembung saroja : 1. Sanak sedulur 2. Tanggateparo 3. Was sumelang 4. Lara lapa 5. Terang tarwaca 6. Dhawuh timbalan 7. Wadya bala 8. Andhap asor 9. Tumpang tindhih 10. Gagah prakosa 11. Tambal sulam 12. Duga kira 13.Tepa slira 14. Edi peni 15. Adi luhung 16. Gulung koming 17. Angkara murka 18. Babak belur 19. Bagas waras 20. Bala kuswa 21. Bagas waras 22. Colong jupuk 23. Gandes luwes 24. Jalma manungsa 25. Japa mantra 26. Gemah ripah 27. Loh jinawi 28. S...

Contoh Percakapan Dalam Bahasa Jawa (bag.3)

Nampaknya, contoh percakapan dalam Bahasa Jawa banyak dicari. Oleh karena itu, saya mengutipkan penggalan cerita yang saya ambil dari rubrik Jagad Jawa Solopos.com . Saya juga merangkum kosakata (vocabulary) bahasa Jawanya lengkap dengan terjemahan ke bahasa Indonesia. Bahasa Jawa Aku karo kanca-kanca ngebut. Tekan sekolahan, aku karo kanca-kanca telat. Upacara wis dianyaki. Gerbang sekolah wis ditutup. Aku karo kanca-kanca bingung. Ngenteni upacara rampung lan aku karo kanca-kanca lagi bisa mlebu. Aku karo kanca-kanca didukani bapak guru, lan diukum dhedhe ning tengah latar sekolah nganti sak jam. Sawise bubaran sekolah lan tekan omah, ganti klambi, maem lan mangkat ngarit suket kanggo wedhusku. “Cup…, Cup…, Ucup… ayo ngarit!” aku mbengok ngejak Ucup ngarit. “Ya, enteni sedhela, Ki!” saurane Ucup. Aku ngenteni Ucup ing dalan ngarep omahe. Ora sengaja aku weruh slebaran sing nemplek ing pager. Slebaran kuwi isine pengumuman arep diadani sepeda santai. Adi...