Selamat Datang Saudara! Sugeng Rawuh Para Sedulur!

Halo saudara-saudara di seluruh dunia, namaku Andi Suroso. Yah, dari namanya pastilah aku orang Jawa dan itu emang bener. Aku asli Jawa tinggal di Solo, Jawa Tengah. Kalau denger nama Solo pastilah kental dengan yang namanya bahasa Jawa. Nah, di sini aku ingin membagi pengetahuanku tentang bahasa Jawa sebagai bahasa ibu yang perlu kita lestarikan selain bahasa nasional saya dan saudara-saudara.

Versi Jawa:
Halo para sedulur sak donya, jenengku Andi Surasa. Ya, nek disawang saka jenenge mesti aku wong Jawa, iku pancen bener. Aku asline Solo ana ing provinsi Jawa Tengah. Nek sedulur ngrungokne tembung Solo mesti isih kenthel karo sing jenenge basa Jawa. Dadi, aku ning kene, pengin mbagi pengetahuanku bab basa Jawa sing kudu awake dhewe kabeh kudu nguri-uri kajaba basa nasional ku lan sedulur kabeh.

Aku bukan orang ahli sastra Jawa, tapi aku hanya ingin membagi apa yang aku praktikkan sehari-hari.

Yang pengin koment silakan lah, isi di kotak koment.

Tentang Bahasa Jawa

Bahasa Jawa merupakan bahasa yang dipertuturkan oleh sekitar 80 juta suku bangsa Jawa. Bahasa ini menduduki peringkat ke 12 sebagai bahasa dengan penutur terbanyak di dunia. Tidak hanya di Indonesia, namun di negara-negara lain dimana banyak suku Jawa tinggal masih menggunakan bahasa Jawa seperti Suriname, Malaysia, Kaledonia Baru. Sedangkan di Indonesia, sebagian besar penutur bahasa ini lebih banyak di pulau Jawa (Jawa tengah, Jawa Timur, dan sebagian wilayah Jawa Barat).

Bahasa Jawa sendiri ada beberapa variasi dialek:
1. Dialek Kelompok Barat meliputi dialek Banten, dialek Cirebon, dialek Tegal, dialek Banyumasan, dialek Bumiayu (peralihan Tegal dan Banyumas).

2. Dialek Kelompok Tengah yang meliputi dialek Pekalongan, dialek Kedu, dialek Bagelen, dialek Semarang, dialek Pantai Utara Timur (Jepara, Rembang, Demak, Kudus, Pati),dialek Blora, dialek Surakarta, dialek Yogyakarta, dan dialek Madiun.

3. Dialek Kelompok Timur meliputi dialek Pantura Jawa Timur (Tuban, Bojonegoro), dialek Surabaya, dialek Malang, dialek Jombang, dialek Tengger, dan dialek Banyuwangi (atau disebut Bahasa Osing).

4 comments:

  1. Pengen belajar bahasa jawa.. terima kasih blog-nya.. sangat membantu.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak Ayu, terima kasih juga sudah kunjungi blog ini. Semoga bermanfaat...

      Delete
  2. saya ingin belajar bahasa jawa di daerah Yogyakarta, bisakah meminta bantuannya via email? terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungannya mbak Rifdha...maaf nih saya kurang paham dengan kursus bahasa jawa karena sulit sekali mencari tempat kursus bahasa jawa dan emang kurang populer kali yah dibanding bahasa asing. Tapi saya akan berusaha carikan semoga aja ketemu yah...

      Delete