Skip to main content

Contoh Percakapan Dalam Bahasa Jawa

Wah, sudah lama ni saya tidak update posting di blog ini karena kesibukan di luar online. Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri / Sugeng Riyadi 1433 H untuk sedulur-sedulur muslim semua di seluruh dunia walaupun sudah terlambat beberapa hari heheheehhe :).

Ok lanjut...

Kali ini saya ingin menulis beberapa contoh percakapan dalam bahasa Jawa.

A : Piye Kabare? (Apa kabar?)
B : Apik. Hla kowe piye? (Baik. Lha kamu bagaimana?)
A : Aku ya apik. Wah, wis suwe ora ketemu ki. Kangen rasane karo kanca. ( Aku juga baik. Wah, sudah lama tidak ketemu nih. Kangen rasanya sama teman).
B : Saiki kowe wis nyambut gawe apa durung? (Sekarang kamu sudah kerja apa belum?)
A : Aku durung nyambut gawe isih nganggur. Hla kowe piye? (Aku belum kerja masih nganggur. Lha kamu bagaimana?)
B : Alhamdulillah, aku wis oleh gawean. Ya wis ayo mangan bareng ning warung mi ayam kae. Tak traktir tenang wae.(Alhamdulillah, aku sudah dapat kerja. Ya udah makan bareng di warung mi ayam itu yuk.Aku traktir tenang saja)
A : Ayo. (Ayo)

Itulah sedikit percakapan dalam bahasa Jawa. Nanti InsyaAllah ada lanjutannya. :)

Comments

  1. Salam, Mas Andi Suroso...

    tambah lagi dong percakapan bahasa Jawa nya...sy orang Sunda yg sedang belajar bahasa Jawa (serius ingin bisa!) hee,,,tp bingung dgn kosakata nya,,, insyllh bsok2 tak beli kamus b.jawa..

    btw, thanks artikel nya sgt membantu~ :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Mbak Dini Susanti,

      Makasih atas kunjungannya ke blog ini. Soal masukannya terima kasih banget ya...itu memicu saya untuk membuat tulisan yang lebih bermanfaat lagi. Matur Nuwun :)

      Delete
  2. Salam Mas Andi,

    Makasih kerna ngajarin jawa sama aku, aku dari Malaysia, nyoba sinau basa jawa tengah, untuk post yang kali ini mas Andi tidak membeda-bedakan aksara jawane, contoh, sama ada bold atau miring atau biasa sebutannya, jadi aku keliru untuk membaca perbualan yang mas Andi sediakan. Makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Mas King RaFaad, terima kasih telah berkunjung di blog saya :). Ok,, matur nuwun atas sarannya Mas, saya memang mendapatkan kesulitan dalam perkara penulisan. Saya memakai kaidah penulisan Jawa Mataraman yaitu dialek Surakarta dan Jogja. Lain kali, saya akan perbarui tata cara membacanya. Matur Nuwun :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Macam-Macam Ucapan Salam Dalam Bahasa Jawa (Bag.1)

Hari ini saya akan membahas tentang macam-macam ucapan salam dalam Bahasa Jawa. Mungkin ada di antara teman-teman yang masih baru salam berbahasa Jawa sehingga sangat penting untuk mempelajari berbagai frase bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di Indonesia ini. Saya akan membagi menjadi dua bagian sehingga nanti masih ada lanjutan posting mengenai bab yang sama. INDONESIA JAWA Selamat pagi! Sugeng enjing! / Wilujeng enjing! Selamat siang! Sugeng siang! / Wilujeng siang! Selamat sore! Sugeng sonten! / Wilujeng sonten! Selamat malam! Sugeng dalu! / Wilujeng dalu! Selamat datang! Sugeng rawuh! Apa kabar? Piye kabare? / Pripun kabaripun? / Kados pundi pawartosipun? Baik, terima kasih Apik, matur nuwun / Sae, matur nuwun Dan kamu? Lha kowe? / Panjenengan? / Sampeyan? Baik Apik Tidak begitu bagus / biasa saja Biasa wae Lama tidak jumpa Suwe ora ketemu Saya rindu  kamu Aku kangen kowe Ada kabar apa? ...

Apa Itu Kalawarti dan Ariwarti?

Jumpa lagi Dulur, para pecinta Bahasa Jawa :) Terima kasih atas atensi Dulur-Dulur semua yang merasa memiliki bahasa ini. Kali ini saya akan membahas tentang Kalawarti dan Ariwarti. Kalawarti yaitu surat kabar berbahasa Jawa yang diterbitkan tidak setiap hari. Sedangkan Ariwarti adalah surat kabar berbahasa Jawa yang terbit setiap hari. Kalawarti dan Ariwarti menjadi alat untuk menghidupkan dan melestarikan kesusastraan Jawa karena banyaknya karya sastra Jawa yang dikutip di dalamnya. Oleh karena itu, pada angkatan tahun 50-an, juga disebut sebagai sastra majalah. Menurut waktu terbitnya, kalawarti/ariwarti bisa dinamakan antara lain : dwikala (terbit dua kali sebulan), saptawarti (surat kabar mingguan), dasawarti (terbit setiap sepuluh hari), candrawarti (surat kabar bulanan) dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh-contoh Kalawarti dan Ariwarti yang pernah terbit : Kejawen (1926) Bromartani (1885) Jurumartani (1886) Dharmo Kondho (1899) Retno Dunilah (...